bahagiaku, bahagiamu, bahagia kita

Malam ini hujan turun lagi
Sekejap memancing rasa yang telah lama tenggelam di dasar hati
Mungkin hujan tercipta dari bait-bait rindu yang tak tersampaikan
Hingga mengiris perih hati ketika kuteringat kamu
Pilu, mengingat saat bersamamu

Kita yang pernah ditakdirkan untuk bersama, meski ternyata tidak untuk selamanya
Segalanya sudah pernah kita lalui
Berdua saja
Bersama
Tidak lama, namun tidak pula sesaat
Sampai kemudian kamu menjadikan ‘dia’ di antara ‘kita’
dan terjadilah satu hal yang tak pernah terbayangkan olehku
Kamu lelah, kamu menyerah dan memohon untuk berpisah

Bertahun kutangisi, kusesali,
Mengunci rapat pintu hati
Menjaganya agar tak terluka lagi

Sampai akhirnya dengan ajaibnya Tuhan kirimkan pengganti
Sungguh, tak pernah terbayangkan olehku dapat mencintai lagi
Setulus rasaku untukmu, sebesar cintaku padamu, bahkan lebih besar lagi

Terima kasih, kamu
Masa laluku
Selamat untuk bahagiaku, bahagiamu
Bahagianya kita
pada akhirnya
Walau tak lagi bersama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s